First Snow

Jumat, 03 Januari 2014



Tittle : First Snow ( Chapter 1)
Author : soopyung ( @nopeaah )
Main cast : kris EXOM | Sooyoung
Genre : romantic
Length : one shoot

Ff ini asli pemikiran author sendiri, malem2 gak bisa tidur dan tibatiba mood bikin ff    hehe.. Maaf  typo  bertebaran Hehe . Enjoy reading yah.. Check it out!
*****

"Cinta itu seperti salju, pertama kau memegangnya, akan terasa dingin. Genggamlah maka dia akan meleleh, jangan terlalu kuat karena dia bisa hilang dari genggamanmu."

Senja diakhir musim gugur benar benar menyejukkan, tapi sepertinya tidak untuk seorang  yeoja yang sedang duduk terpaku dibawah pohon. Sejak kepergian jongin, setiap pergantian musim gadis ini tak pernah absen untuk datang kedanau ini. Ketika senja berakhir, dia kembali dengan air mata yang mungkin tidak dapat terbendungkan lagi


"sooyoung, ayo kita pulang. Sudah seharian ini kamu duduk disini. Hari sudah mulai gelap "

Suara lembut jessica mengajaknya untuk pulang. Jessica dan sooyoung sudah beraahabat sejak lama. Bahkan jauh lebih lama sebelum sooyoung mengenak jongin.

"kau pulang dulu saja jess, aku masih mau menunggunya " sooyoung menggakat wajahnya dan mengusap air matanya dengan ibu jari. Terlihat senyuman kecil terbesit diwajah sooyoung.

"siapa? Jongin ? Ayolah, buat apa menunggu namja seperti dia ? Dia sudah meninggalkanmu lebih dari satu tahun sooyoung. Tanpa kabar satupun, dan kau masih menunggu ?"

"dia berjanji menemuiku disebuah senja dipergantian musim. Tidakkah kau ingat ? Walaupun tanpa kabar sedikitpun, aku percaya dia akan menepati janji itu " sooyoung sudah sebisanya menahan air mata itu untuk tidak keluar. Tapi tetap saja air matanya mengalir. Dia terus mengusap air mata itu dengan senyuman diwajahnya

#flashback on

#POV sooyoung

Hari ini jongin mengajaku jalan2. Betapa bahagia aku memiliki seorang namjachingu          seperti  jongin. Selama 2 tahun kita berpacaran. Tidak pernah dia membuatku marah. Dia   begitu baik, lembut, aahh~ pokoknya jongin adalah namja idaman semua wanita.

Suara bell apartementku berbunyi kencang. Dengan semangat aku membuka pintu itu,        sudah pasti dia jongin yang menjemputku untuk jalan jalan bersamanya.

"selamat siang chingu"!jongin memberikan seikat mawar putih padaku, dan mencium
keningku.seperti dalam sebuah drama saja. Aku mencoba menahan rasa bahagiaku dengan menggigitkecil bibir bwahku dan menutup mata

"kita mau kemana hari ini ?"
" yang pasti bukan tempat yg mewah. Tapi tempat ini akan bersejarah. "

******

Entah dimana aku saat ini. Sejak masuk mobil, jongin sudah menutup mataku dengan kain berwarna merah darah itu. Dia bilang akan memberikan surprise padaku #surprise kok bilang bilang haha~ abaikan

jongin menuntunku untuk berjalan. Tidak terlalu jauh. Perlahan dia membuka penutup mataku.

"eeoitss jangan buka mata dulu, hitungan ke 3 ya "
" 1...... 2......3"

Perlahan kubuka mataku ini. Aku terkejut dengan semua yang ada disini. Ditaman ini. Dengan danau yang membeku karena musim salju. Pohon dengan lampu lampu kecil disana. Lilin lilin disepanjang jalan menuju sebuah bangku. Bunga mawar merah tersebar banyak
disekitar bangku kayu itu. Dan disenja yang hangat, dari bangku itu aku dapat melihat matahari terbenam dengan sangat indah.

" apa kau menyukainya ? Maaf ini bukan tempat yang mewah" jongin berdiri disampingku dan mengusap usap ujung kepalaku.

"sangaat.. Aku sangat menyukai semua ini.. Terimakasih jongin, aku menyukainya " mata
ini tak lepas melihat semua yang telah jongin peraiapkan untukku. Apa aku bilang, dia
benar benar namja yang diidamkan oleh semua yeoja didunia ini.

"syukurlah kalau kau suka. Aku mencintaimu " kini jongin menghadapkan wajahnya
padaku. Belum sempat aku menjawab 'aku lebih jauh mencintaimu' dia sudah mencium
bibirku. Aku merasa seperti seorang ratu saat ini. Dengan seorang pangeran tampan yang sedang menciumku.

Kita duduk bedua dibangku kayu itu, menikmati suasana senja hari diakhir muaim salju.
semua terasa hangat karena pelukan jongin. Aku ingin tau alasan kenapa dia memberikan
semua ini untukku ? Dia memang romantis, tapi biasanya tidak sampai seromantis ini. D

"hei kau kim jongin "

"ada apa chinguku ? " tatapan matanya sungguh membuat para gadis tunduk dihadapannya.

"sebenarnya, untuk apa kau lakukan semua ini ? Tak biasanya .." aku rasa sekarang raut
Wajah  jongin berubah 180°. Dia terlihat seperti, ya mungkin bingung ?

" maafkan aku sooyoung " baiklah ini aneh. Dia terlihat tertunduk dengan raut wajah
menyesal, dan kurasakan tangan dipinggangku sedikit demi sedikit merenggang.

"ada apa ? Kenapa minta maaf ? " aku menaikkan dagu jongin, meminta penjelasan sejelas
 jelasnya akan semua ucapanya tadi. Tapi tangannya menggapai tanganku dan menggenggamnya erat. Kini kulihat matanya berkaca kaca

" maafkan aku tak bisa mempertahankanmu sooyoung. Orangtuaku memintaku untuk menikahi anak teman ayahku di new york. Aku akan berangkat besok. Ini semua sebagai tanda perpisahan, dan agar kau selalu mengingatnya. "

Kini mataku yang mulai berkaca kaca. Derasnya air mata ini tak bisa kubendungkan. Aku benar benar tidak menyangka tentang ending kisah cintaku dengan jongin seperti ini. Menyakitkan. Sangat menyakitkan.

" hei kau jangan menangis chingu, untuk selamanya kau akan tetap menjadi sooyoungku.
Takkan berubah. Aku akan pergi ke new york untuk memohon pada orangtuaku untuk membatalkan perjodohan ini dan menikah denganmu.. Kumohon jangan menangis " kurasakan dia mengusap setiap air mata yang mengalir dipipiku.

"kenapa ? Kenapa kau mengataknnya begitu mendadak jongin ? Besok kau sudah pergi
meninggalkanku. Knapa kau begitu ... " belum selesaiaku berbicara, jongin menenggelamkanku dalam pelukannya. Pelukan itu. Kurasakan pelukan itu, seperti dia takkan pernah mau melepaskan pelukannya padaku. Aku hanya bisa menangis dalam pelukannya.

Dia melepaskan pelukannya. Menatap mataku dalam dalam. Kedua wajah kami bertemu dengan jarak yang sangat dekat, atau mingkin sekarang tanpa jarak. Bibir lembut itu
menyentuh bibirku. Mencoba mengenang ciuman ini. Jika bisa diabadikan. Akan
kuabadikan sekarang juga agar aku takkan kehilangan ciuman dari jongin.

" aku berjanji. Aku akan datang di pergantian musim. Aku akan datang disaat senja datang. Karena aku percaya, senja dapat mempertemukan kita karena senja tak pernah untuk tidak
datang. Aku harus pergi sekarang. Aku mencintaimu. " dia mencium keningku, mungkin
untuk yang terakhir kali.

Kulihat mobil hitam itu meningalkanku sendiri. Disini, ditengah dinginnya akhir musim salju. Senja sudah berakhir, lampu lampu yang dipersiapkan jongin masih bersinar menerangiku. Aku hanya menangis mengenang kejadian beberapa jam lalu sebelum dia merusak
semuanya.

#flashback off

POV author

Alarm milik sooyoung bordering dengan kencang, mungkin jika tidak segera mematikannya, telinga akan rusak. Dengan sangat terpaksa gadis berusia 19 tahun itu membuka matanya. Dilihatnya foto jongin dimeja belajarnya
" selamat pagi chingu "

"Masih berharap dia kembali sooyoung ?" terdengaar suara jessica sahabatnya yang sedang keluar dari kamar mandi. Yaa aooyoung memang tinggal di seoul tisak bersama orang
 tuanya. Orangtuanya tinggal di beijing. Sedangkan sooyoung tinggal diseoul bersama
dengan jessica disebuah apartement milik sooyoung.

"sirik sekali melihatku bermesraan dengan jongin " sooyoung melekatan figura tersebut dan menggapai sebuah sandwich diatas meja makan.


"cih, untuk apa sirik pada laki laki seperti dia. Sudahlah sooyoung. Move on ! Move on !! "

" untuk apa? Jongin kan hanya pergi sebentar untuk meyakinkan orangtuanya. Setelah itu
kembali ke seoul dan menikah denganku, haha"

"rupanya aku tinggal bersama seorang yeoja yang sudah mulai gila. Satu tahun itu
sebentar ? Tanpa kabar pula. Dan kau tetap mencintainya"

" biarlah, aku percaya jongin akan menepati janjinya padaku"

“ aku hanya tak ingin sahabatku kecewa diakhir yang mengenaskann..”

Jessica berusaha member tahu sahabatnya tentang dampak terbesar yang akan diterimanya. Tapi rupanya sooyoung tidak memperdulikannya. Dia mengacuhkannya dan memasuki kamar mandi.

****

Sooyoung terlihat sangat sibuk akhir akhir ini. Dia tidak pernah absen untuk datang
kekampus. Mengejar deadline dari orangtuanya untuk lulus secepat mungkin. Kini
Sooyoung audah menginjak semeater 5. Tugas sangat banyak dan menumpuk. Tapi dengan kesibukannya, dia mulai melupakan tentang jongin yang sudah meninggalakannya 1 tahun yg lalu

Tangannya penuh dengan buku buku tebal. Suara heelsnya berdetakan dengan lantai
memantul disepanjang lorong ini. Matanya tak lepas memeriksa semua tugasnya. Dia tidak ingin ada kesalan kecil yang dapat membuatnya mengulangi semua tugasnya itu.

Satu, langkah. Dua langkah. Tiga langkah. Dengan sekilas sooyoung melihat kekanan dan
 kiri. Tak ada tanda tanda kendaraan akan lewat diaana.

Dia melngkahkan kakinya menuju sabrang jalan. Dia mencoba berlari ketika menyebrang. Tapi upss.. Ini benar benar waktu yang tidak tepat. Sebuah buku milik sooyoung terjatuh
ditengah jalan, padahal tinggl beberapa langkah lagi dia sampai ditepi jalan. Sooyong
kembali untuk mengambil buku itu. Karena dia tidak mau meengganti buku milik
perpustakaan itu karena rusak terinjak mobil.

#POV sooyoung

Sial. Satu buku terjatuh dan semua ikut terjatuh. Apa mereka sengaja merepotkanku saat ini ? Huh!
Sekarang aku harus merapkikan semua tugasku yang tercecer dijalan dengan cepat sebelum tubuhku yang tercecer dijalan karena tertabrak mobil.

Akhirnya beres juga. Aku mencoba untuk berdiri, belum sempat berdiri dengat seutuhnya
aku melihat sebuah montor sport berwarna putih melaju dengan cepat dari dibalik tikungan itu. Dia terkejut melihatku. Apalagi aku ?  aku berteriak dan berjogkok mencoba menahan
rasa sakit yang akan kualami.

Beberapa dekit tak ku rasakan apapun. Apa jangan jangan aku sudah mati ? Aku membuka mataku. Terlihat seorang namja diatas montor tadi. Wajahnya tak terlihat jelas. Karena di
menggunakan masker dimulutnya dan helm besar dikepalanya, serta kacamata hitam seperti orang buta.

"hei kau. Cepat pergi. Menghalangi jalanku saja "

Mwhoo ?? Apa yang baru saja dia katakan ? Apa aku tak salah mendengarnya ? Barani
sekali dia berkata seperti itu padanya. Setelah kukumpulkan keberanianku aku bediri
dengan tatapan tajam padanya.

"apa kau melihatku seperti itu ? Kau kira aku takut pada yeoja seperti kau ? cepat minggir"

Aiisshhhhhh ~~~betapa aku igin mencekiknya saat ini!!

*****

"emm .. Cukup menarik tema tugasmu saat ini, lanjutkanlah. "

Laki laki yang usianya mungkin lebih tua daripada appaku ini bernama tuan lee. Dia adalah dosen pembimbingku. Dia sangatlaah baik padaku. Bahkan tak jarang aku mencurahkan isi hatiku padanya.

" hamsam..." ucapanku terputus ketika kudengan suara gebrakan meja sangat keras dari
ruang kerja tuan park hyun. Mungkin saat ini mata semua orang yang berada dalam
ruangan ini terpusat pada sumber suara

" mau sampai kapan kau tak mengerjakan tugas tuan WUYIFAN ? Bermain main saja kerjaanmu. Tidakkah kau malu pada teman temanmu yang sudah lulus 1 tahun yang lalu ha ? Sedangkan kau masih saja disemester 6 seperti ini. Aku memang tak berani mendrop
outkanmu dari kampus ini karena ayahmu pemilik yayasan, tapi aku berhak memarahimu
karena tak mengerjakan tugas! "

Kulihat dengan seksama, laki laki yang dsedang dimarahi tuan park hyun hanya diam diri dengan dengan santainya tanpa mengucapkan satun patah katapun.bahkan dia memalingkan pandangannya. Seperti enggan sekali bertemu dengan lekai – laki dengan kepala botak yang sedang memarahinya.

"noona sooyoung, noona sooyong ?" aku tersadar dari lamunanku yang sibuk memperhatikan tuan pak hyun dan mahasiswanya yang dia sebut sebagai wuyifan.

" nde ? Maafkan aku tuan. " aku segera meminta maaf karena tidak mendengarkan 
penjelasan dari tuan lee.

"apa kau tertarik pada namja itu ? Sebaiknya jangan " tiba tiba saja nada biacara tuan lee berubah. Ya, seperti bergosip atau sekedar menasehati ?

"mwo ? Tidakk.. Tidakk aku tidak tertarik, hanya saja.. Kenapa tuan park hyun terlihat sangat marah padanya ?" tanyaku sengat hati hati


" tentu saja dia marah besar, wuyifan tidak pernah mengerjakan tugasnya, bagaimana dia
bisa lulus kalau seperti itu terus. "

" ne .. Hamsamanida tuan lee. " aku membungkukkan badan dan meninggalkan tuan lee di meja kerjanya. Ketika berjalan keluar, aku sempat melewati tuan park hyun yg sedang
memarahi mahasiswanya, dan mataku tak lepas oleh pandangan itu.


                                                                        ****
Hahh~~ rasanya lelah sekali. Seharian berkutat denga  tugas tugas itu. Aku memutuskan untuk sekedar nongkrong dipusat perbelanjaan bersama Jessica. Walaupun niatku untuk refresing, tetap saja disana aku berkutat dengan laptop dan tugasku.

“ haruskah kau mengerjakan tugasmu disaat seperti ini ? jangan terlalu menekankan dirimu sooyoung.” Jessica dan aku memang sama sama menginjak semester 5. Tapi dia sepertinya lebih sanatai dalam mengerjakan tugas karena sepertinya dia tidak terburu- buru untuk mengejar kelulusannya.

“ yah, aku tau batas kemempuanku. Jadi, diamlah. Aku sedang berusaha berkonsentrasi “

Aku tak tau apa yang terjadi. Aku merasakan Jessica menyenggol nyenggol tanganku. Seperti member kode padaku ataukah sekedar menggangguku ?


“ yah! Ada apa ? berhenti menggnggu aku jess”

Aku melihat Jessica sedang dengan mata yang terpusat apa satu titik, dan dahinya yang tertekuk. Dia memegang ujung daguku dan mengarahkannya pada apa yang dilihat.

Mataku membesar seketika. Nampak senyuman diwajahku. Aku melihat seorang namja. Yaa, namja yang sudah kutunggu selama 1 tahun ini. aku segera berlari keluar café dan mencoba mengejarnya.

“ jongiin!! Jongiinn “ aku berteriak sekuatku. Tapi dia terlalu jauh dariku. Jadi aku harus berlari untuk dapat mendekatinya.

“ jongin.. kapan kau kembali ? kenapa kau tak member kabar sama sekali padaku ? aku
merindukanmu” aku masih berusaha mengatur nafasku yang terpenggal-penggal karena berlari mengejarnya. Terlihat jelas senyum kebahagian diwajahku.

“ kanapa ? kau terkejut aku melihatku ? tadi aku tidak sengaja melihatmu. Jadi maaf kalau …. “

“ chingu, siapa gadis ini ? apa dia temanmu ?” tiba tiba seorang yeoja datang.

Chingu katanya ? benarni sekali dia memanggin jonginku dengan sebutan itu. Aku masih
menunggu jawaban dari jongin

“ Tidak, aku tidak mengenalnya. Sebaiknya ayo kita pulang”

Apa aku ini mimpi ? pasti ini mimpi buruk. Namja yang kutunggu sejak satu tahun yang lalu meninggalkanku? Tak mengakuiku ? namja yang dulu berjanji datang di pergantian musim, namja yang sangat aku sayangi tidak mengenalku ? tidaakk mungkin.

“ jongin, siapa dia  ?” aku mencoba meminta pejelasan darinya. Kutepuk pundaknya dari belakang yang tadi sudah berjalan mendahuluiku.

“ lepaskan! Seharusnya aku yang bertanya, siapa kau ? sana pergi “ dia mengahntam tanganku dari pundaknya. Dan berjalan meninggalkanku dengan tangan yang dilingkarkan di tubuh yeoja disebelahnya.

Aku tak kuat menopang diriku sendiri. Aku terperosot jatuh. Air mata ini mengalir dengan deras. Mungkin sangatlah deras. Kaki ini seperti membeku. Mulut ini hanya bisa mengeluarkan isakan tangis. Hati ini ? tidak dapat dijelaskan. Begittu sakit. Bahkan kiasan pertama kali dia menyatakan perasaannya padaku masih tergambar jelas. Didepan kampus, ditengah
Salju, dihari natal yang indah. Kini semuanya hancur.


****
 
POV author
Kertas kertas berserakan diatas meja. Bahkan kini laptop itu sudah jarang dipegang. Seorang yeoja sudah berdiam diri dikamarnya sejak 3 hari yang lalu. Mengunci dirinya sendiri.

“ sooyoung, keluarlah.. tuan lee menelfonmu “ bujuk Jessica.

“ katakan pada tuan lee, aku tak bisa lulus tahun depan. “

“ mwho ? why ? kau sudah berjuan mati- matian akhir akhir ini untuk mengerjakan tugas-tugasmu sooyoung. Dan kau menyerah begitu saja karena namja menjijikan itu ? “

“ …. “

“ sooyoung, aku tau ini semua berat. Tapi kau harus tetap berjuang. Orangtuamu menyekolahkanmu tidak untuk sakit hati seperti ini. mereka ingin kau cepat lulus sooyoung. Lupakan semua tentang namja itu. Lupakan hingga tak berbekas lagi difikiranmu. Takkan ada gunanya kau memikirkannya. “

Sepertinya ucapan Jessica kali ini benar benar masuk kedalam fikiran sooyoung. Dia membuka pintu dan menangis dipelukan Jessica. Dia berjanji untuk menghapus semua memori tentang kim jongin namja yang menyebalkan itu.


 POV kris


Tugas, tugas, tugas saja yang mereka fikirkan. Sudah pernah aku mencoba membuat tugas, tapi tetap saja mereka menyuruhku mengulanginya. Sungguh hal paling menyebalkan.


Kenapa aku tak pernah mendapat yang kuinginkan ? apa memang takdirku menjadi seorang namja yang brutal ? sudah kuliah gak lulus, lulus. Tinggal di seoul sendirian. Bahkan
untuk mendapatkan seorang yeoja yang ku kagumi sejak 3 tahun ini saja aku tak bisa.

Andai waktu itu aku tidak kalah cepat. Pasti yeoja itu ada disampingku saat ini.

#flashback on

Aku melihat seorang yeoja keluar dari ruang dosen. Saat itu pertama kali aku melihatnya. Betapa indah mata itu. Sudah 4 bulan ini aku mingintainya tanpa dia tau. Ibuku bilang desember adalah bulan paling indah. Dimana semua orang merayakan hari natal dan tahun baru. Banyak keajaiban datang dibulan itu.

Sudah kurancang ini semua. Sudah kupersiapkan tekkadku matang2. Aku akan menyatakan perasaanku pada yeoja itu ketika natal datang.

 Aku meliatnya duduk dibangku taman kampus. Tapi rasanya kaki ini sulit berljalan kearahnya. Satu langkah kedepan, 3 langkah kebelakang. 2 langkah kedepan 4 langkah kebelakang. Yah! Payah sekali aku ini. tak bisakah rasa gugup ini hilang untuk saat ini ? aku memejamkan mataku untuk mengumpulkan semua tekadku. Ya, sekarang.

Baru beberapa langkah aku berjalan kedepan, tapi rasanya sudah terlambat. Kulihat seorang namja duduk disebelahnya membawa seika bunga. Dan yeoja itu terlihat benar-bena senang dengan apa yang diperikan nemja itu pdanya.

Aku payah! Kalah cepat dengan laki- laki itu. Hanya karena gugup aku kalah. Kuhempaskan mawar yang kubawa dan aku pergi melampiaskan semua kesedihanku dengan kebut kebutan tanpa arah yang pasti. Aku akan mencoba untuk melupakan yeoja itu.

#flashback off

Sudah 3 tahun mengagumi seorang gadis cantik. Dan aku hanya bisa menyimpan perasaanku begitu saja.

Sore ini salju pertama turun. Andai saat ini aku bersamamu, pasti aku akan sangat bahagia.3 tahun berlalu tapi aku belum bisa melupakanmu. Rasanya aku ingin memutas kembali waktu yang berlalu, kembali pada 3 tahun yang lalu. Dan mengungkapkan semua ini kepadamu. Akankah sekarang kita akan bersama ?

Bodohnya aku, aku hanya bisa memendam semua ini. apa jika bertemu denganmu air mata ini akan menetes ? sebisaku akan menghindarimu. Mencoba memikirkan semua tentangmu, yang selalu ada seperti udara. Sangat sulit untuk melepasmu pergi bersamanya.

Perlahan air mata ini metes disela sepi yang merenggutku. Aku menepis semua air mata ini, menguatkan diriku sendiri. Tiba- tiba aku melihat seorang yeoja duduk di sebrang danau. Kutajamkan penglihatanku. Banr saja, dia yeoja yang menjadi udara dalam kehidupanku selama ini. haruskan aku menemuinya ? jika tidak, maka sampai kapan aku memendam semua ini ?



TBC ^^










Growl Chapter 3

Minggu, 22 Desember 2013

D.o memang tak pernah pandai berbicara dihadapan wanita. Tapi untuk kali ini D.O benar-benar tidak tau apa yang harus dia katakana. Semua ini terkesan mendadak, khayal, dan tak mungkin untuk dijelaskan.

“ rumit “ itulah yang ada difikiran D.O dan itu juga yang diucapkannya.

 “ kumohon. Aku hanya ingin tau sebab kau bisa melihatku. Dan aku ingin meminta tolong padamu untuk membantuku kembali ketubuhku.” Kristal mulai mengeluarkan jurus memohonnnya yang membuat para pria takkan tahan melihatnya.
“ saat wisata sekolah di SMP, aku memungut sebuah benda. Bentukknya seperti batu. Pertama kukira itu memang hanya sekedar batu dengan bentuk yang unik. Tapi tidak saat kulihat batu itu bersinar dan terbang memasuki jedatku. Sampai sekarang aku tak pernah tau kenapa batu itu memilihku” Penjelasan D.O cukup membuat Kristal terpelongo mendengarkannya.

“ sudahlah.. jgn pasang wajah lucumu itu. Haha “ sambung D.O

 “ huh! Lalu kenapa kau tak menjawab ketika dulu aku bertanya padamu untuk pertama kalinya ?”

 “ apa kau gila ? orang – orang disekitarku akan menggiraku benar benar orang gila jika mereka melihatku berbicarra sendirian seperti itu. Kuharap kau tau situasi yang pas untuk mengajakku berbicara. “

 D.O rasa cukup itu yang Kristal tau. D-O berjalan meninggalkan Kristal, dia tak ingin kristal bertanya lebih lanjut lagi.

“ D.o … namamu D.O kan ? aku mohon bantu aku untuk kembali, ada banyak hal yang perlu kusampaikann pada kai “ D.O tidak menghentikan langkah kakinya. Dia membuat sebuah bentuk lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jarinya dan meninggalkan kristal. Kristal cukup tersenyum lega saat itu.




***

POV kristal

Sudah 2 hari jiwa ini keluar dari tubuhku. Dan sampai sekrang aku tak tau bagaimana caraku untuk kembali. Aku takut. Aku takut semuanya terlambat. Terlambat untuk kembali ketubuhku sendiri. Dan terlambat untuk mengatakan perasaaanku pada kai.

Malam ini aku memutuskan untuk berada ditaman rumah sakit. Aku ingin merenungi diriku sendiri. Karena saat ini aku hanya bisa berdoa.

 Kai,, sedang apa dia malam malam begini duduk ditaman ? bukankah seharusnya dia menjagaku ? aku medekatinya dan duduk disampingnya. Andai kai dapat mendengarkan suaraku. kai aku merindukan semua godaan godaanmu kepadaku. Maafkan aku tak pernah merespon perilakumu disekolah.

 Itu semua karena aku takut, aku takut jika aku benar benar tergoda dengan semua godaanmu lalu kau meninggalkaknku seperti gadis lainnya. Aku ingin memegang wajahmu saat ini, tapi tangan ini tak bisa menyentuhmu.

Aku melihat kai menangis dan memanggil manggil namaku. Wajahnya terlihat bergitu sedih. Jangan menangisiku kai. Aku mohon. Air matamu terlalu berharga untuk menangisi gadis sepertiku. Aku melingkarkan tanganku dibadan kai. Walau tangan ini tak bisa memegangmu tapi aku yakin kau merasakan keberadaanku.



********

 POV author

Hari ini member XOXO dan EX kembali memenuhi ruang kamar Kristal lagi. Ya ada D.O, ada Kristal juga. D.O keluar dan berjalan mencari tempat yang tepat unutk berbicara dengan Kristal. Dan Kristal mengikutinya.

 “ bagaimana ? kau sudah tau caranya ?” Tanya Kristal dengan muka penuh harapan

 “ ya.. tapi yang melakukan semua bukan aku. Yang melakukannya harus orang yang benar – benar menyukaimu. “

“ kai! Yaa pasti kai bisa melakukannya” Kristal berdiri dan hendak berjalan pergi meninggalkan D.O, tapi D.O memegangi tangannya

“ tidak pasti laki-laki itu adalah kai. Karena bisa saja ada laki- laki lain yang mencintaumu melebihi cinta kai padamu.”

“ tidak mungkin, hanya kai orang yang benar – benar mencintaiku. Buktinya dia selalu menemaniku setiap saat walaupun keadaanku koma. Walaupun aku cuek padanya. Kemarin aku juga melihatnya menangisiku ditaman”

“ terserah kau sajalah. Aku memberimu ini. batul ini akan berkilau dengan sangat terang ketika ia terkena tetesan air mata orang yang benar – benar mencintaimu. Semakin terang, maka dialah yang benar- benar mencintaimu. Ketika kamu sudah menemukan siapa orangnya, beritahu aku dengan segera. Karena ketika batu itu menemukan orang yang benar – benar tulus mencintaimu, dalam waktu 1 x 24 jam dia kan hancur. Begitu pula dengan dirimu “

lagi-lagi Kristal hanya melongo mendengarkan penjelasan D.O yang sekarang sudah pergi meninggalkannyaKristal masih mencoba untuk mencerna setiap percakapannya dengan D.O tadi siang. Setelah beberapa lama berfikir, dia memutuskan untuk mencoba batu itu pada kai.

 Malam ini kai masih setia menunggu Kristal yang masih belum sadarkan diri. Kristal menunggunya di taman, berharap kai datang seperti malam kemarin lalu menangis, agar Kristal dapat menguji cintanya pada Kristal.

Tepat. Kai datang lagi ditempat yang sama. Kristal mendekatinya. Tapi saat ini kai tidak menangis, dia mengeluarkan sebuah kotak dari saku celananya. Dan membuka kotak berwarna merah marun itu. Kritsla terkejut melihat cicin didalam kotak tersebut.

 “ seharusnya waktu itu aku mengantarkanmu pulang, dan mengutarakan perasaanku padamu. “ mata kai mulai berkaca- kaca. Dia masih saja memandangi cicin itu dengan perasaan menyesal.

Kristal ikut berkaca-kaca, dia tak pernah menyangka bahwa kai mencintainya dengan sungguh-sungguh Kristal hamper lupa dengan batu itu. Untungnya sebelum kai pergi, Kristal sembat menadahkan batu itu. Dia bersinar, tpi Kristal heran. Kenapa sinarnya tidak bersinar dengan sangat terang? Dia menyimpulkan bahwa ada yg lebih mencintainya melebihi cinta kai.

Keesokann harinya, Kristal menceritakan semuanya pada D.O.

“ kalau begitu carilah orang yang mencintaimu melebihi kai”

“ apa ? mana aku tau siapa orang yang benar – benar mencintaiku melebihi kai ? tidak mungkin air mata semua orang ku coba”

“ mungkin saja, coba dari orng – orang yang berada didekatmu saat ini “ seperti biasa, D.O selalu mengatakan sesuatu dengan akhir yang mencurigakan.

 ****

POV Kristal

Mencoba semua air mata ? yah! Itu tidak mungkin! Ketika aku sedang bingung dengan batu ditanganku, genk XOXO melewatiku. Ya mungkin aku memang ahrus mengikuti saran si mata bulat itu. Aku akan memulai dari genk XOXO dan EX.

Selama beberapa hari ini, aku mencoba untuk mendapatkan air mata dari genk XOXO dan EX. Kurasa sudah semua anggota kudapatkan air matanya. Lay, xiumin, D.O, kriss,Tao, suho, sehun, chen, chayeol, baekhyun, … tiba tiba aku melihat luhan keluar dari rumah sakit dengan langkah terburu-buru.

 Yaa! Luhan! Aku belum mendapatkan air matanya. Aku mengikuti kemana perginya luhan. Kenapa dia datang ketempat seperti ini ? dia berada sebuah gedung kosong, tepatnya diatap gedung itu. Tapi apa yang dia lakukan disana ?

 “ keluarlah kau! Katakana apa yang kau inginkan dariku ? tpi jangan pernah ganggu dia lagi” aku tak tau apa maksud ucapan luhan barusan. Kurasa ini tak baik.

Tiba saja aku melihat seorang dengan penutup mulut bergambar tengkorak datang dari sisi belakang tubuh luhan dan memukulnya. Aku benar- benar tak tau harus berbuat apa. Mereka saling memukul, dan kulihat sedikit demi sedikit ada banyak laki- laki dengan penutup mulut mngehajar luhan.

Aku berlari sebisaku ketempat tinggal D.O , karena hanya dia yang bisa melihat dan mendengarkanku saat ini.

POV author

 Kai sedang membeli makanan di kantin rumah sakit. Tiba-tiba ada telfon dari chanyeol dan member tau bahwa luhan sedang berkelahi dengan ram dan anggotanya. Walaupun Kai membenci luhan, tapi dia masih mengingat bahwa luhan pernah menjadi shabatnya.

Kini genk XOXO dan EX berlari menuju atap bangunan kosong itu. Saat ini mereka melihat luhan menghadapi beberapa lawan sendirian. Tanpa basa basi, XOXO dan EX maju dan membantu luhan. Xiumin mengambil sebuah kayu seadanya dan memukulkannya dileher seorang lawan. Tao melakukan gerakan dwicagi kekepala lawan. Tak bisa dideskripsikan satu – satu, mereka semua sedang berada dalam sebuah perkelahian, hidup atau mati mereka tetap berjuang semampunyaa.

Kristal hanya diam duduk di pinggiran bangunan, dia berharap saat ini bisa memegang sesuatu, maka dia akan memukul para lawan dengan penutup mulut itu. Sepertinya lawan sudah mulai K.O melawan genk XOXO dan EX.

 Luhan! Kristal berdiri, begitu juga dengan semua member menghentikan perlawanannya ketika melihat luhan terkena tembakan dilengannya ketika para lawan berlari menjauhi mereka.

“ aaaargghh!!” luhan berteriak menahan rasa sakit itu. Chayeol dan sehun membantu luhan untuk berjalan dan membawanya kerumah sakit.




*****

Kali ini bukan luhan yang menunggu Kristal, tpi sebaliknya. Kristal menunggu luhan bersama xiumin dan D.O.


  Kristal tak henti menatap wajah luhan, dia melihat mata luhan bergerak mengeluarkan air mata, Kristal tak menyianyiakan kejadian ini, dia beranjak dan mengambil tetesan air mata itu.

 Astaga, batu itu berkilau begitu terang, batu itu bahkan sempat melayang. Kilauanya menyilaukan mata Kristal . bahkan D.O sampai terabngun karena silauan itu

 Mereka berdua saling bertatapan dengan wajah terkejut.

“ luhann ? jadi selama ini luhan … ?” Kristal hanya terbengong untuk waktu yang singkat. “ baiklah, kita harus bertindak cepat. Begitu luhan sadar. Kau segera kembali ketubuhmu, dan luhan akan menciummu. “ jelas D.O yang sedang memperhatikan batu berkilau itu.

“ apa ?! cium ? aku tak mau, ciuman ini hanya untuk suamiku”

 “ terserah, jika kau memang ingin mati “ Kristal hanya memanyungkan bibirnya mencoba memperlihatkan wajah sebalnya itu.

Growl chapter 2

Jumat, 20 Desember 2013

Author : Novia Permata Silviandari
Main Cast : Xiumin, kai, D.O, kriss, suho, sehun, tao, kriss, baekhyun, chayeol, chen, luhan, lay, dan kristal






POV Kristal

Semula tampak lebih bersinar. Dimana aku ? benarkah ini rumah sakit ? aku mencoba untuk berdiri. Mencoba mengingat tentang apa yang terjadi.

Ya tuhan! Kenapa tubuhku masih tergeletak di atas ranjang rumah sakit? Apa ini ? kenapa tubuhku terasa sangat ringan. Apa aku sudah mati ? Kai ? dia Nampak sangat lelah menungguiku sampai tertidur disamping ranjangku. Lalu siapa laki laki ini ? dia tertidur disofa. Oh, aku ingat. Dia laki- laki yang kemarin hamper ditusuk oleh Ram.

Ada banyak laki- laki diluar kamar rumah sakit. Entah siapa saja aku tak hafal. Sebenarnya aku ini apa ? jika aku mati kenapa tubuhku masih dirumah sakit ? jika aku tak mati lalu kenapa jiwaku termbang – ambing seperti ini ? aku hanya dapat menangis’I keadaanku saat ini.


****

 Sudah hamper 5 jam operasi dilakukan, dan masih belum ada kabar dari dokter mengenahi kondisi Kristal. Kai masih setia menunggunya. Kali ini dia memperbolehkan luhan ikut dengannya dengan alas an luhan merasa bersalah kepada Kristal yang menyelamatkan nyawanya.

Terlihat seorang dookter dan kerumunan suster keluar dari ruang operasi, mendorong sebuah ranjang jalan yang diatasnya terlihat Kristal masih terbujur tak berdaya. Kai hanya dapat memandangi sedih tubuh Kristal dipenuhi dengan alat- alat yang sepertinya menyakitkan.

“ bagaimana kondisinya dok ? kenapa lama sekali operasinya ? dia taka pa apa kan ?” kai sangat khwatir dengan kondisi Kristal.

 “ tenanglah kai,” luhan mencoba menenangkan. Tetapi hanya lirikan tajam yang ia dapatkan.

“ Operasi berjaland engan lancer, tetapi tusukan pisau di perut Kristal menusuk bagian paru – paru sebelah kirinya, dan mematahkan beberapa tulang rusuknya. Saat ini dia masih belum sadarkan diri, ataubahkan untuk beberapa hari ini. kalian, giat-giatlah berdoa saja.” Jelas dokter yang baru saja keluar dengan muka yang tidak menyenangkan. Kemudian dokter itu meninggalkkan kai dan luhan.

Kai terkejut dengan jawaban dokter tadi, kakinya serasa melumpuh seketika, wajahnya terlihat sangat kaget. Tiba – tiba saja dia mencengkeram leher luhan.

 “ semua ini gara-gara kau! Seharusnya yang sekarat didalam sana itu kau! Bukan gadisku! “ Beberapa pukulan melayang di muka luhan. Kali ini luhan hanya diam tanpa membalas pukulan kai, karena dia memang merasa bersalah atas semua kejadian ini.

“ lalu sekarang apa maumu ?” luhan bertanya setelah kai melepaskan cengkramannya.

“ jika besok Kristal belum bangun juga, temui aku atap sekolah jam 4 sore. Itu pun jiika kau bukan seornag pengecut” kai berjalan meninggalkan luhan.


 ***

POV Kristal

Dari semalam aku berjalan tanpa arah. Menyusuri apa saja yang bisa kulewati selagi aku masih didunia. Kuliat jam di taman, sudah pukul 10 pagi. Aku ingin kembali dalam tubuhku lagi, dan aku memutuskan untuk kembali kerumah sakit.

 Aku berpapasan dengan sekerumunan genk XOXO. Aku mencoba untuk meminta tolong kepada mereka, tapi mereka tak ada yang melihatku. Aku berteriak di sebelah telinga mereka, menendang kaki mereka, tapi aku tak bisa. Aku menyerah. Aku bahkan tak tau makhluk apa aku saat ini. yang kurasakan hanyalah kesendirian.

 Beberapa waktu setelah genk XOXO melewatiku, ada sekerumunan anak laki-laki yang melewatiku. Aku benar-benar taka sing dengan wajah-wajah mereka. Aku ingin meminta tolong pada mereka, tapi itu jika mereka bisa melihatku. Tapi mereka tak bisa! Aku menangis.

 Mata bulat itu. Ya! Aku yakin mata itu menatapku. Aku membalas menatapnya. Apa dia bisa melihatku ? kumohon iya. Ya, keyakinanku semakin besar ketika dia terlihat begitu terkejut melihatku dan memalingkan pandangannya.

“ hei.. aku tau kau bisa melihatku. Kumohon tolong aku “ aku mendekatinya. Kulihat matanya, pandangan orang bingung.

Hanya itu yang aku tau dari tatapan matanya. Berkali kali aku meminta tolong kepadanya, tapi dia tak menjawab. Tapi aku sangat yakin bahwa dia bisa melihatku. Mungkin tak ada yang mau menolong makhluk macam aku. Aku berhenti mengejarnya. Aku terunduk diam, dan menangis.

****

 Baiklah, sekarang apa ? kenapa ada begitu banyak orang dalam ruanganku ? membuatku susah untuk melihat tubuhku sendiri. Aku mencoba menerobosnya.

Shit! Apa- apan ini ? kenapa tanganku bisa menembus tubuh orang lain ? baiklah akan kucoba sekali lagi. Ya tuhan aku bisa menembus apa yang ingin kutembus. Aku semakin bingung dengan keadaanku sekarang ini.

 Kukira aku sudah mati, tapi layar monitor masih menunjukan bahwa jantungku masih berdetak. ‘braak’ Ada apa ini ? kenapa kai memukul laki laki itu ?

” kaii hentikan ini semua, lihat hidungnya berdarah. Hentikan” aku mencoba untuk melerai kedua anak manusia itu. Tapi setiap apa yang kugapai tak dapat kupegang. Mereka, orang –orang disekelilingku hanya melihat kai dan luhan bertengkar tanpa melerai mereka. Aku mencoba meminta tolong tapi nihil.

Dia! Aku melihat mata bulat itu lagi. “ hei, aku tau kau bisa mendengarkanku. Kau bahkan bisa melihatku. Kumohon padamu, hentika perkelahian kai dengan laki- laki itu. Kumohonnn “

aku memohon dan laki laki itu hanya melirikku dengan tatapan sama seperti pertama kali kami bertemu.   Untuk meyakinkannya aku bersujud dikakinya

“ aku mohon, aku tak ingin kai melukai siapa siapa lagi “ . ya! Apa kubilang, dia bisa melihatku. Dia berjalan melerai kai. Dan menyuruh semua orang keluar dari ruanganku.

“ yeeeaay! Akhirnya ada yang bisa menolongku” aku melompat lompat kegirangan.   Setelah semua orang keluar dari ruangan, aku mencoba untuk berbaring diatas tubuhku dan berharap ini berhasil.      

****

Hari mulai siang. Kai dan luhan masih setia menunggu kesadaran Kristal. Kai memegang lembut dahi Kristal dan mencium keningnya. Dia masih menunggu kesadaran gadis yang membaut kai benar benar merasakan jatuh cinta kepadanya.

 Member XOXO datang. Beberapa menit kemudian disusul oleh member EX.  Mereka hanya berdiri melihat kai yang masih setia mengusap – usap dahi Kristal yang masih koma. “ sudahlah kai, sebaiknya kau tidur. Kau belum tidur semalaman.” Bujuk luhan.


Dengan wajah penuh emosi, kai beridiri dan langsung memukuli luhan. 1, 2, pukulan melayang membaut hidung luhan mengalirkan darah segar. Semua member hanya diam, karena mereka tau kai dan luhan takkan mau untuk dilerai untuk saat ini.

Tiba-tiba D.O datang dan melerai kai dan luhan. sudahlah! Ini rumah sakit. Kalian hanya akan mengganggu istirahat Kristal. Maka, keluarlah semuanya. Biarkan Kristal istirahat.”   Untuk kali ini kai sependapat dengan D.O dia menuruti kata –katanya .     

 ***

Tepat sehari sejak tragedy penusukan Kristal. Kai berada di atap sekolah. Angin tertiup dengan cepat. Rambutnya teroyak- oyak oleh hembusan angin. Sudah hamper pukul 5 sore dan luhan belum datang juga.  Kai berfikir luhan adalah seorang pengecut yg tak berani bertanggung jawab. Kai hamper saja meninggalkan atap gedung, tapi akhirnya yang ditunggu datang juga.  

Saat ini hanya da kai dan luhan diatap sekolah SMA SM. Kai berjalan mendekati luhan dan dengan cepat melakukan beberapa gerakan memukul luhan. Dengan sigap luhan menjawab semua pukulan kai.

 Sekrang mereka tengah berada dalam emosi masing – masing dan saling memukul tanpa memperdulikan apapun Kai memukul luhan untuk pembalasan terhadap apa yang terjadi pada kritsal, gadis yang plaing ia sayangi. Sedangkan luhan memukul kai dan mengibatkan kai adalah ram, orang yang menusuk Kristal.

  Para anggota XOXO sedang bermain basket, tiba- tiba member EX datang dan member tahu tentang pertengkaran antara kai dan luhan. Kemudia mereka semua berlari kearah atap sekolahl untuk melerai mereka berdua. Tetapi tetap saja, kai dan luhan sedang tenggelam dalam emosi mereka masing-masing dan mebuat mereka kehilangan control  dan tak mau berhenti.

 D.o merasa sebal dengan perkelahian ini.  dia tak mau ada korban selanjutnya setelah Kristal. Dan dia berlari meninggalkan atap gedung sendirian.     

   ***

POV Kristal

 Siall!! Siall!! Siall!! Sudah berkali kali aku mencoba untuk menyatu lagi dengan tubuhku tapi aku tak bisa. Aku duduk disebelah tubuhku dan menatapinya sebal. Ingin melemparkan sesuatu tapi tangan ini tak bisa memegang apapun. Serasa hidup dalam sebuah kutukan.  

“ mata bulat! “ aku beridri dan tercenggang ketika melihat laki- laki dengan mata bulat itu memasuki kamrku dengan nafas tidak teratur. Bahkan wajahnya seperti wajah kebingungan. Dia mencoba mencari sesuatu, dan ketika melihat kearahku dia mendekatiku.

 “ kali ini aku butuh bantuanmu Kristal.” Dia hanya mengatakan hal itu kepadaku dan menarik tanganku. Hei! Bukankah tangan ini tak bisa memegang apapun ? aku bernhenti dan menatap tangan bodoh ini.

 “ kenapa berhenti ? aku akan terlihat bodoh berbicara sendiri seperti ini dijalanan! Ayo ikuti aku, ini sangat penting “ keluh laki laki itu.

“ kenapa kau bisa melihatku ? kenapa kau tau namaku ? kenapa kau bisa memegangku ? kenapaa hanya kau ? dan kenapa kemarin kau tak menjawab ketika aku bertanya ?”

 “ sudah taka da waktu untuk menjelaskan “ Dia kembali menarik tanganku. Orang-orang terlihat menahan tawa ketika melihat mata bulat menarik tanganku, sementara mereka tidak bisa melihatku. Haha khonyol.

 Kai!!aku melihat kai. Dan kali ini dia masih bertindak bodoh       

 ****

“ sekrang katakana padanya “ D.O tiba tiba daatang dan beetingkah seperti mendorong sesuatu dan menyuruhnya berbicara.

 “Kau sedang apa D.O ?” Tanya kriss yang masih berusaha memisahkan luhan dan kai.

“Aku membawa Kristal untukmu, dan dengarkan cerita sesungguhnya dari dia “ semua mencoba menahan tawaa mereka. Bahkan saat ini kai dan luhan berhenti untuk saling menyakiti, mereka masih tak mengerti tentang apa yang dikataka oleh D.O

“kau berkata apa ?” teriak kai.

 Astaga, D.O benar beanr lupa kalau hanya dia yang bisa melihat Kristal saat ini. dia marasa benar- benar bodoh saat ini. dan dia tak tau harus berkata apa. Kediaman D.O membuat kai dan luhan untuk saling menyakitkan lagi. Hingga akhirnya D.O ambil suara.

  “ Kristal, maksdku.. Kristal sudah sadarkan diri “ D.O mencoba untuk tidak terlihat khonyol saat ini. kai dan luhan berlari hendak menuju kerumah sakit disusul oleh semua member XOXO dan EX kecuali D.O

. “ hei kenapa kau ? kenapa kau berbohong mr. bulat? “ Kristal terlihat sebal dengan ucapan D.O D.O berjalan duduk di atas batasasn gedung.

“ maafkan aku, aku hanya ingin mereka tidak berantem “

 “ bolehkah aku tau kenapa kau bisa melihatku ?”         





TBC

Growl part 1

Kamis, 19 Desember 2013

Prolog :

 SMA SM dan SMA SX sudah dari dulu menjadi musuh bebuyutan. Semuanya seperti musuh ketika salin bertatapan. SM tak pernah mau kalah dengan SX. Kedua sekolah ini adalah sekolah terkenal, terpopuler, dan mereka yang bersekolah di kedua sekolah ini adalah anak-anak orang kaya.

Perseteruan semakin menjadi panas ketika pada tahun ajaran baru datang dua gerombol siswa gadungan. Sebenarnya mereka adalah sahabat sejak kecil, tetapi entah karena suatu hal mereka terpecah menjadi dua. Satu gerombolan sekolah di SMA SM dan yang satu di SX. Karena sekolah ini satu menagemen, maka sekolah ini terdapat pada satu komplek sekolah.


 POV SMA SM

Seperti ada sebuah angin kencang yang menerpa ketika kai, sehun, xiumin, baekhyun,Tao dan chen memasuki pagar sekolah. Semua mata murid perempuan tak berhenti menatap dengan teriakan teriakan mengerikan. Mereka sangat ingin menjadi gadis salah satu anggota XOXO itu. Baiklah, kita mulai semuanya dari Kai.

Kai, lelaki dengan wajah sangat tampan itu memiliki banyak fans perempuan tentunya. Dengan sedikit senyuman dibibirnya saja dapat membuat anak perempuan pingsan dibuatnya. Perkenalkan, dia adlah ketua genk XOXO. Bukan, dia bukan playboy, hanya saja dia memiliki banyak teman perempuan yaa.. karena dia belum menemukan yang cocok. The next! Xiumin, dia tangan kanan kai, hobbinya makan, tapi walaupun dia suka makan, pipi tembemnya cukup menarik para gadis disekitarnya.

Sehun, dia yang paling tinggi di genk XOXO, tapi dia juga yang paling cuek. Mungkin lebih baik cuek daripada seperti kai yang member harapan kepada semua fansnya. Baekhyun, dia cukup akhli menjadi seorang rapper, dan suaranya yang memikat banyak wanita yang mendengarkannya.Tao, dia mencoba untuk menjadi seorang vegetarian saat ini. Chen, dia pandai membuat kata- kata romantic dihadapan wanita-wanita yang mendekatinya. Yah! Inilah genk XOXO! Mereka menjadi biang keonaran disekolah ini, semua murid – murid tuntuk pada mereka, apalagi xiumin adalah cucu pemilik sekolah.

Mereka sangat akhli dalam hal bertengkar, sepertinya adanya bimbingan korseling disekolah sama sekali tidak berpengaruh bagi mereka. Karena mereka terlalu sering berkelahi, mereka menjadi yang paling ditakuti disekolah.


POV SMA SX

 SMA SX berada satu komplek dengan SMA SM. Jika dari sisi SMA SM memiliki XOXO sebagai biang onar, di SMA SX memiliki genk bernama genk EX! Dulu kedua genk itu adalah satu genk benama EXO, tapi karena mereka bertengkar, genk itu bubar dan melahirkan genk EX dan XOXO.


XOXO terdiri dari Luhan, D.O, Suho, kriss, chayeol, dan lay. The first, Luhan, laki- laki dengan wajah imut dan tampan itu paling tidak suka disebut cantik, walaupun pada kenyataannya dia memang cantik. Dia cukup memiliki keahlian dibidang karate. Selanjutnya adalah D.O, dia lebih suka diam daripada terlihat kecentilan didepan wanita wanita seperti kai, ataupun terlihat dingin seperti kriss. Dia memiliki mata bulat besar yang menjaadi cirri khasnya.

Suho, dia memiliki lesung pipi yang membuatnya sangat imut ketika tersenyum. Dan dia sangat ramah senyum kepada setiap orang. Kriss, laki laki paling dingin yang prnah ada. Dia tidak pernah peduli dengan semua fans fansnya, hanya sesekali tersenyum kepada para wanita ketika dia sedang memiliki mood untuk tersenyum. Chayeol, laki laki tinggi dengan telinga besar ini adalah member paling khonyol di EX. Dan the last, Lay, dia sewajarnya laki- laki dia suka dengan wanita, tapi tidak setiap wanita dia beri harapan.


********

Sepertinya segala aktifitas terhenti, angin berhembus kencang, burung-burung berhenti berbunyi ketika melihat mobil Lamborghini hitam milik kai itu memasuki gerbang besar yang menjadi gerbang SMA SM dan SX. Di belakang mobil hitam itu diikuti oleh mobil putih milik Luhan. Mereka memasuki gerbang besar itu seperti hendak balapan. Dengan membleyerkan suara mobil, kai dan luhan saling bertatapan tajam melalui kaca mobil. 1,2,3.. mereka melaju dengan kecepatan maximal, dan berhenti di tempat bebeda. Kai keluar dari mobil, bersamaan dengan luhan dan disusul oleh seluruh anggotanya masing-masing. Semuanya saling bertatapan pahit.terlihat senyuman asam terpancar dibibir sexy kai.

Anggota XOXO mulai memasuki sekolah mereka, begitu juga dengan EX. Sepanjang perjalanan diloroong kai sibuk menyapa para gadis gadis yang sudah berdiri dengan tatapan penuh harap dengan kai “ hai .. haii cantik .. wow kau cantik sekali hari ini.. hello baby.. “ sepanjang jalan kai hanya mengucapkan hal itu kepada gadis gadis dan membuat mereka berteriak mengerikan

"kai, bisakah kau menghentikan semua itu ? aku muak melihatnya. “ sehun membuka headphone yang sedari tdi menempel pada telinganya.

" ayolahh sehunnie.. ini kulakukan hanya untuk membuat mereka bersemangat!”

“ tapi semua teriakan gadis gadis itu membuatku muak, bahkan suara mengerikan itu menembus suara headphone yang kugunakan dan membuat telingaku terasa sakit

 “ kenapa berhenti ?” xiumin tanpa sengaja menabrak tubuh kai yang berjalan didepannya tiba tiba berhenti.

 “ aku punya mainan baru ..” kai menatap seorang gadis cantik berdiri didepan denah sekolah. Sepertinya dia adalah anak baru disekolah ini.rambutnya panjang terurai, badannya putih, dia cantik.

“ ohh ayolahh “ geram sehun
 “ dia mulai lagi “ ucap chen sambil menepuk2 pundak sehun.

  Kai berjalan dengan gayanya mendekati gadis itu dan menyandarkan tangannya di papan denah sekolah dan matanya yang tak henti menatap mata gadis itu. Dengan senyuman maut dan tatapan tajamnya yang berusaha meluluhkan hati anak baru itu. “ hei cantik, siapa namamu ?” kai mencoba menggoda dengan mengedipkan matanya. “ Kristal “ gadis itu menjawab dan meninggalkan kai dengan posisi yang masih sama seperti semula. Dari raut wajahnya sepertinya Kristal tidak suka dengan kai.

 Kai hanya terpelongo melihat seorang gadis yang ia goda pergi begitu saja. Dia tidak terima dengan semua hinaan ini. “ tunggu, sepertinya kau anak baru, karena aku sedang ada waktu senggang, aku mau mengajakmu berkeliling sekolah..” kai memegang tangan kristan dan mengatakan hal bodoh dan dijawab dengan jawaban bodoh pula “ aku tak butuh bantuanmu, jadi tolong jangan ganggu aku “

 Xiumin, sehun, chen, Tao, dan baekhyun mencoba menahan tawa mereka melihat seorang kai ditolak mentah – mentah ajakannya kepada seorang gadis. Kai meliriknya dengan lirikan sebal. Bell sekolah berbunyi, kai membiarkan gadis itu pergi sendirian dan dia berjalan dengan muka sebal saat ini.

 Kai merasa betuntung karena ketika dia memasuki kelas, ternyata gadis tadi satu kelas dengannya. Baru memasuki jam ke 4 para XOXO sudah malas mendengarkan pelajaran, mereka asik bermain lempar kertas, berbincang, menyanyi keras , dll. Guru-guru sudah biasa melihat perilaku mereka seperti itu, jadi mereka membiarkan saja. Sehun duduk disebelah Kristal, sedangkan didepan sehun adalah kai. Kai tak henti melihat semua aktifitas yang dilakukan Kristal. Sebenarnya Kristal merasa muak dengan tatapan menjijikan itu, tapi dia mencoba untuk bersabar.   


   ****

Sudah satu minggu ini Kristal bersekolah di SMA SM. Artinya, sudah satu minggu pula kai mengejar – ngejar Kristal. Tetapi semakin Kristal tak merespon, semakin besar nyali kai untuk mendapatkan Kristal. Pulang sekolah kali ini kai memutuskan untuk jalan kaki. Dia ingin mengikuti Kristal pulang. Dia berjalan dibelakang Kristal, tanpa Kristal ketahui. Tiba tiba Kristal  berhenti, kai bersembunyi dibalik sebuah mobil, ketika kai kembali Kristal menghilang dari hadapannya.

Kai menemukan Kristal sudah terbaring ditangan seseorang yang dia tidak asing mlihatnya. Kai berlari menghampiri Kristal “ Apa yang kau lakukan pada dia?!” kai menggeram sambil mengambil alih memangku tubuh Kristal yang sudah terbaring dan perutnya berlumuran darah. Kai menemukan sebuah tusukan benda tajam t di perut Kristal. Luhan, laki laki itu terlihat benar – benar masih belum percaya tentang apa yang terjadi

.“ kau membunuhnya ?! apa salah dia padamu ?” kai semakin menjadi jadi ketika melihat tangan luhan membawa sebuah pisau.

“ jika kau membenciku! Bunuh aku! Bukan gadisku! “ kai berdiri menggendong Kristal dan membawanya ke rumah sakit.

Kei terlihat benar benar sedih. Seorang yang biasa mengabaikan perasaan waniita tersakiti tibatiba saja merasa begitu sedih. Dia hanya tertunduk didepan ruang tunggu. Dia mendengar derap suara kaki mendekatinya.

Semua member XOXO sudah ada disini. Mereka mencoba untuk menenangkan kai “ hei kai, ayolah jangan seperti ini, biasanya kau tak pernah peduli dengan wanita wanita yang kau sakiti hatinya “ ujar sehun mengangkat wajah kai.

 Kai hanya terdiam. Kini semuanya terdiam.

 Sudah 3 jam Kristal berada diruang operasi, dan belum ada kabar. Semua member XOXO tertidur, kecuali kai. Dia masih tetap terjaga untuk menunggu kabar dari dokter tetang Kristal. Ketika matanya mulai lelah untuk terjaga, dia melihat seorang.

“ apa yang kau lakukan disini ? tak cukup kau sakiti gadisku ha!?” kai berdiri dan mencengkeram baju luhan yang baru saja datang.

 Luhan datang bersama member EX, suho, kriss, chayeol, lay dan D.O tidak diam begitu saja. Mereka mencoba melerai kai dan luhan. Mendengar suara gaduh member XOXO terbangun dan langsung ikut memisahkan kedua anak brutal tersebut. Tetapi amarah kai benar benar berada pada puncaknya. Dia memukul wajah luhan dengan satu pukulan dan luhan terhempas dilantai rumah sakit. “ itu untuk kau menyakiti Kristal, dan ini untuk kau menusuk Kristal “ kai sudah siap- siap untuk menggambil satu hentakan kasar di wajah luhan, tetapi D.O mencegahnya.

 “ dengarkan penjelasan Luhan dulu kai!” bentak kriss.

“ tau apa kau ha ? ini adalah urusanku dengan dia. Berhenti untuk ikut campur! Aku yang melihatnya sendiri, dia memegang pisau penuh darah, dan saat itu Kristal sudah sekarat!” kai terus saja berusaha memukul wajah luhan. Hingga akhirnya member XOXO memutuskan untuk terus memeganginya untuk menghindari kericuhan dirumah sakit “


"dengarkan aku kai, aku tau kau membenciku, tapi ini semua bukan salahku, saat itu aku berjalan mendengarkan headphone, tapi tibatiba ketika aku mendengarkan derap kaki dibelakangku, Kristal datang, dan dia terkena tusukan Ram! Kau tau Ram kan ? dia benar benar membenciku semenjak aku berpacaran dengan seoul gee. Bahkan saat aku sudah putus, diaa tetap ingin melukaiku. “ jelas luhan. Setelah bertahun tahun mereka bertengkar dan tidak berbicara. Saaat inilah mereka berbicara lagi.

“ bullshit! Kau pembunuh! Sekali pembunuh tetap akan menjadi pembunuh!”


                                                                      TBC

Growl part 1

Prolog : SMA SM dan SMA SX sudah dari dulu menjadi musuh bebuyutan. Semuanya seperti musuh ketika salin bertatapan. SM tak pernah mau kalah dengan SX. Kedua sekolah ini adalah sekolah terkenal, terpopuler, dan mereka yang bersekolah di kedua sekolah ini adalah anak-anak orang kaya. Perseteruan semakin menjadi panas ketika pada tahun ajaran baru datang dua gerombol siswa gadungan. Sebenarnya mereka adalah sahabat sejak kecil, tetapi entah karena suatu hal mereka terpecah menjadi dua. Satu gerombolan sekolah di SMA SM dan yang satu di SX. Karena sekolah ini satu menagemen, maka sekolah ini terdapat pada satu komplek sekolah.


 POV SMA SM Seperti ada sebuah angin kencang yang menerpa ketika kai, sehun, xiumin, baekhyun,Tao dan chen memasuki pagar sekolah. Semua mata murid perempuan tak berhenti menatap dengan teriakan teriakan mengerikan. Mereka sangat ingin menjadi gadis salah satu anggota XOXO itu. Baiklah, kita mulai semuanya dari Kai. Kai, lelaki dengan wajah sangat tampan itu memiliki banyak fans perempuan tentunya. Dengan sedikit senyuman dibibirnya saja dapat membuat anak perempuan pingsan dibuatnya. Perkenalkan, dia adlah ketua genk XOXO. Bukan, dia bukan playboy, hanya saja dia memiliki banyak teman perempuan yaa.. karena dia belum menemukan yang cocok. The next! Xiumin, dia tangan kanan kai, hobbinya makan, tapi walaupun dia suka makan, pipi tembemnya cukup menarik para gadis disekitarnya. Sehun, dia yang paling tinggi di genk XOXO, tapi dia juga yang paling cuek. Mungkin lebih baik cuek daripada seperti kai yang member harapan kepada semua fansnya. Baekhyun, dia cukup akhli menjadi seorang rapper, dan suaranya yang memikat banyak wanita yang mendengarkannya.Tao, dia mencoba untuk menjadi seorang vegetarian saat ini. Chen, dia pandai membuat kata- kata romantic dihadapan wanita-wanita yang mendekatinya. Yah! Inilah genk XOXO! Mereka menjadi biang keonaran disekolah ini, semua murid – murid tuntuk pada mereka, apalagi xiumin adalah cucu pemilik sekolah. Mereka sangat akhli dalam hal bertengkar, sepertinya adanya bimbingan korseling disekolah sama sekali tidak berpengaruh bagi mereka. Karena mereka terlalu sering berkelahi, mereka menjadi yang paling ditakuti disekolah.


POV SMA SX SMA SX berada satu komplek dengan SMA SM. Jika dari sisi SMA SM memiliki XOXO sebagai biang onar, di SMA SX memiliki genk bernama genk EX! Dulu kedua genk itu adalah satu genk benama EXO, tapi karena mereka bertengkar, genk itu bubar dan melahirkan genk EX dan XOXO. XOXO terdiri dari Luhan, D.O, Suho, kriss, chayeol, dan lay. The first, Luhan, laki- laki dengan wajah imut dan tampan itu paling tidak suka disebut cantik, walaupun pada kenyataannya dia memang cantik. Dia cukup memiliki keahlian dibidang karate. Selanjutnya adalah D.O, dia lebih suka diam daripada terlihat kecentilan didepan wanita wanita seperti kai, ataupun terlihat dingin seperti kriss. Dia memiliki mata bulat besar yang menjaadi cirri khasnya. Suho, dia memiliki lesung pipi yang membuatnya sangat imut ketika tersenyum. Dan dia sangat ramah senyum kepada setiap orang. Kriss, laki laki paling dingin yang prnah ada. Dia tidak pernah peduli dengan semua fans fansnya, hanya sesekali tersenyum kepada para wanita ketika dia sedang memiliki mood untuk tersenyum. Chayeol, laki laki tinggi dengan telinga besar ini adalah member paling khonyol di EX. Dan the last, Lay, dia sewajarnya laki- laki dia suka dengan wanita, tapi tidak setiap wanita dia beri harapan.


********

Sepertinya segala aktifitas terhenti, angin berhembus kencang, burung-burung berhenti berbunyi ketika melihat mobil Lamborghini hitam milik kai itu memasuki gerbang besar yang menjadi gerbang SMA SM dan SX. Di belakang mobil hitam itu diikuti oleh mobil putih milik Luhan. Mereka memasuki gerbang besar itu seperti hendak balapan. Dengan membleyerkan suara mobil, kai dan luhan saling bertatapan tajam melalui kaca mobil. 1,2,3.. mereka melaju dengan kecepatan maximal, dan berhenti di tempat bebeda. Kai keluar dari mobil, bersamaan dengan luhan dan disusul oleh seluruh anggotanya masing-masing. Semuanya saling bertatapan pahit.terlihat senyuman asam terpancar dibibir sexy kai.

Anggota XOXO mulai memasuki sekolah mereka, begitu juga dengan EX. Sepanjang perjalanan diloroong kai sibuk menyapa para gadis gadis yang sudah berdiri dengan tatapan penuh harap dengan kai “ hai .. haii cantik .. wow kau cantik sekali hari ini.. hello baby.. “ sepanjang jalan kai hanya mengucapkan hal itu kepada gadis gadis dan membuat mereka berteriak mengerikan

"kai, bisakah kau menghentikan semua itu ? aku muak melihatnya. “ sehun membuka headphone yang sedari tdi menempel pada telinganya.

" ayolahh sehunnie.. ini kulakukan hanya untuk membuat mereka bersemangat!”

“ tapi semua teriakan gadis gadis itu membuatku muak, bahkan suara mengerikan itu menembus suara headphone yang kugunakan dan membuat telingaku terasa sakit

 “ kenapa berhenti ?” xiumin tanpa sengaja menabrak tubuh kai yang berjalan didepannya tiba tiba berhenti.

 “ aku punya mainan baru ..” kai menatap seorang gadis cantik berdiri didepan denah sekolah. Sepertinya dia adalah anak baru disekolah ini.rambutnya panjang terurai, badannya putih, dia cantik.

“ ohh ayolahh “ geram sehun
 “ dia mulai lagi “ ucap chen sambil menepuk2 pundak sehun.

  Kai berjalan dengan gayanya mendekati gadis itu dan menyandarkan tangannya di papan denah sekolah dan matanya yang tak henti menatap mata gadis itu. Dengan senyuman maut dan tatapan tajamnya yang berusaha meluluhkan hati anak baru itu. “ hei cantik, siapa namamu ?” kai mencoba menggoda dengan mengedipkan matanya. “ Kristal “ gadis itu menjawab dan meninggalkan kai dengan posisi yang masih sama seperti semula. Dari raut wajahnya sepertinya Kristal tidak suka dengan kai.

 Kai hanya terpelongo melihat seorang gadis yang ia goda pergi begitu saja. Dia tidak terima dengan semua hinaan ini. “ tunggu, sepertinya kau anak baru, karena aku sedang ada waktu senggang, aku mau mengajakmu berkeliling sekolah..” kai memegang tangan kristan dan mengatakan hal bodoh dan dijawab dengan jawaban bodoh pula “ aku tak butuh bantuanmu, jadi tolong jangan ganggu aku “

 Xiumin, sehun, chen, Tao, dan baekhyun mencoba menahan tawa mereka melihat seorang kai ditolak mentah – mentah ajakannya kepada seorang gadis. Kai meliriknya dengan lirikan sebal. Bell sekolah berbunyi, kai membiarkan gadis itu pergi sendirian dan dia berjalan dengan muka sebal saat ini.

 Kai merasa betuntung karena ketika dia memasuki kelas, ternyata gadis tadi satu kelas dengannya. Baru memasuki jam ke 4 para XOXO sudah malas mendengarkan pelajaran, mereka asik bermain lempar kertas, berbincang, menyanyi keras , dll. Guru-guru sudah biasa melihat perilaku mereka seperti itu, jadi mereka membiarkan saja. Sehun duduk disebelah Kristal, sedangkan didepan sehun adalah kai. Kai tak henti melihat semua aktifitas yang dilakukan Kristal. Sebenarnya Kristal merasa muak dengan tatapan menjijikan itu, tapi dia mencoba untuk bersabar.   


   ****

Sudah satu minggu ini Kristal bersekolah di SMA SM. Artinya, sudah satu minggu pula kai mengejar – ngejar Kristal. Tetapi semakin Kristal tak merespon, semakin besar nyali kai untuk mendapatkan Kristal. Pulang sekolah kali ini kai memutuskan untuk jalan kaki. Dia ingin mengikuti Kristal pulang. Dia berjalan dibelakang Kristal, tanpa Kristal ketahui. Tiba tiba Kristal  berhenti, kai bersembunyi dibalik sebuah mobil, ketika kai kembali Kristal menghilang dari hadapannya.

Kai menemukan Kristal sudah terbaring ditangan seseorang yang dia tidak asing mlihatnya. Kai berlari menghampiri Kristal “ Apa yang kau lakukan pada dia?!” kai menggeram sambil mengambil alih memangku tubuh Kristal yang sudah terbaring dan perutnya berlumuran darah. Kai menemukan sebuah tusukan benda tajam t di perut Kristal. Luhan, laki laki itu terlihat benar – benar masih belum percaya tentang apa yang terjadi

.“ kau membunuhnya ?! apa salah dia padamu ?” kai semakin menjadi jadi ketika melihat tangan luhan membawa sebuah pisau.

“ jika kau membenciku! Bunuh aku! Bukan gadisku! “ kai berdiri menggendong Kristal dan membawanya ke rumah sakit.

Kei terlihat benar benar sedih. Seorang yang biasa mengabaikan perasaan waniita tersakiti tibatiba saja merasa begitu sedih. Dia hanya tertunduk didepan ruang tunggu. Dia mendengar derap suara kaki mendekatinya.

Semua member XOXO sudah ada disini. Mereka mencoba untuk menenangkan kai “ hei kai, ayolah jangan seperti ini, biasanya kau tak pernah peduli dengan wanita wanita yang kau sakiti hatinya “ ujar sehun mengangkat wajah kai.

 Kai hanya terdiam. Kini semuanya terdiam.

 Sudah 3 jam Kristal berada diruang operasi, dan belum ada kabar. Semua member XOXO tertidur, kecuali kai. Dia masih tetap terjaga untuk menunggu kabar dari dokter tetang Kristal. Ketika matanya mulai lelah untuk terjaga, dia melihat seorang.

“ apa yang kau lakukan disini ? tak cukup kau sakiti gadisku ha!?” kai berdiri dan mencengkeram baju luhan yang baru saja datang.

 Luhan datang bersama member EX, suho, kriss, chayeol, lay dan D.O tidak diam begitu saja. Mereka mencoba melerai kai dan luhan. Mendengar suara gaduh member XOXO terbangun dan langsung ikut memisahkan kedua anak brutal tersebut. Tetapi amarah kai benar benar berada pada puncaknya. Dia memukul wajah luhan dengan satu pukulan dan luhan terhempas dilantai rumah sakit. “ itu untuk kau menyakiti Kristal, dan ini untuk kau menusuk Kristal “ kai sudah siap- siap untuk menggambil satu hentakan kasar di wajah luhan, tetapi D.O mencegahnya.

 “ dengarkan penjelasan Luhan dulu kai!” bentak kriss.

“ tau apa kau ha ? ini adalah urusanku dengan dia. Berhenti untuk ikut campur! Aku yang melihatnya sendiri, dia memegang pisau penuh darah, dan saat itu Kristal sudah sekarat!” kai terus saja berusaha memukul wajah luhan. Hingga akhirnya member XOXO memutuskan untuk terus memeganginya untuk menghindari kericuhan dirumah sakit “


"dengarkan aku kai, aku tau kau membenciku, tapi ini semua bukan salahku, saat itu aku berjalan mendengarkan headphone, tapi tibatiba ketika aku mendengarkan derap kaki dibelakangku, Kristal datang, dan dia terkena tusukan Ram! Kau tau Ram kan ? dia benar benar membenciku semenjak aku berpacaran dengan seoul gee. Bahkan saat aku sudah putus, diaa tetap ingin melukaiku. “ jelas luhan. Setelah bertahun tahun mereka bertengkar dan tidak berbicara. Saaat inilah mereka berbicara lagi.

“ bullshit! Kau pembunuh! Sekali pembunuh tetap akan menjadi pembunuh!”


                                                                      TBC

Total Tayangan Halaman